Showing posts with label Recipes. Show all posts
Showing posts with label Recipes. Show all posts

Wednesday, December 20, 2017

Membangun Tradisi Natal Keluarga: Ngedapur Bareng


by Yunie Sutanto

Menyambut Natal, tidak ada salahnya kita memiliki tradisi Natal bersama keluarga, apalagi jika tradisi itu sebagai upaya menyatakan dan mengingat kasih Kristus. Tradisi bisa menjadi upaya merajut tali silaturahmi dan menunjukkan wujud kasih Kristus dalam hidup keluarga kita. Contoh-contoh tradisi keluarga Kristen umumnya: Tradisi ibadah Natal keluarga, ngumpul makan malam bersama, tukar kado dan sebagainya.

Kalau keluarga anda merupakan Kristen generasi pertama, mungkin belum memliki tradisi Natal keluarga. Mulailah membangun tradisi yang bisa merefleksikan Kristus. Tradisi yang tak merefleksikan Kristus dan tidak esensi, seperti berciuman di bawah mistletoe, menggantung kaus kaki, dan sebagainya bukan sebuah keharusan. Kalau keluarga saya, kami memilih ngedapur bareng, memasak sajian Natal! 

Menurut saya ngedapur bareng merupakan tradisi yang layak dibangun. Sembari menyiapkan hidangan, dapur bisa menjadi ajang bagi para wanita lebih muda untuk berguru dari wanita yang lebih tua. Berguru berbagai hal, tak semata ilmu memasak, sebab ngedapur itu berpotensi menimbulkan curhat antar generasi: antara nenek dan cucu, antara ibu dan anak, curhatan yang bisa menjadi memori yang berharga untuk dikenang. Kesaksian hidup mengikut Kristus bisa dibagikan sembari tangan-tangan penuh tepung, keringat bercucuran, dan aroma masakan mengepul. 

Bagi generasi yang lebih tua, inilah kesempatan menularkan nilai-nilai lewat berbagi kisah pengalaman hidup, berbagi pengalaman iman, sembari mengolah bumbu. Komplit deh! Nasehat praktis memasak plus petuah kehidupan! Saya termasuk salah satu yang sedang membangun tradisi ini bersama anak-anak. Ngedapur bareng sambil curhat ngalor ngidul tentang masa kecil dan bagaimana berjumpa Yesus. 

The problem is... Tak semua keluarga memasak full course Christmas dinner, ada yang memilih pesan antar saja atau makan di resto. Masih bisakah ngedapur bareng? 

Tetap bisa dong, upaya ngedapur bisa terwujud dengan membuat bersama hidangan penutup khas Natal. Bagi Pearlians, andaikata ada yang mulai tergoda untuk memulai tradisi ngedapur bareng, ayo dipilih menu-menunya! Resepnya bisa dicari di Google atau buku aneka masakan Natal yang banyak dijual.

Hayo, yang lagi bingung memilih menu apa yang mau disajikan untuk makan malam Natal bersama keluarga, bisa mencoba resep hidangan penutup ini: 

Klappertart: Tradisi Kuliner Natal di Manado

Klappertart, hidangan yang banyak disangka khas Manado ini, ternyata merupakan salah satu kuliner warisan dari Belanda. Klappertart yang berarti kue kelapa ini dibawa resepnya oleh orang Belanda. Cara memansaknya pun ragam variasinya, ada versi panggang dan versi tidak dipanggang. Menu hidangan penutup ini merupakan salah satu hidangan Natal dalam tradisi Natal Manado. 


Bahan A:
500 ml air kelapa
150 ml susu kental manis 
1000 ml susu cair
500 ml air
100 gr gula aren bubuk
150 gr terigu
3 sdm maizena

Bahan B:
2 kuning telur
200 gr mentega cair suhu ruangan
1/2 sdt garam
1/2 sdt vanili essence

Bahan C:
2 kelapa muda, kerok isinya, pilih yang dagingnya agak keras agar tidak terlalu hancur saat dipanggang
75 gr kismis
75 gr almond cincang
2 sdm rum

Taburan:
2 sdt bubuk kayu manis


Cara Membuat:
  1. Campur bahan A dalam wadah, ayak dulu tepung terigu, maizena dan gula aren bubuk. Baru bertahap tambahkan yang lain. 
  2. Dalam wadah terpisah,campur bahan B 
  3. Campur Bahan A dan B 
  4. Masak di atas api sedang, sambil diaduk terus hingga adonan agak oekat mengental, matikan api 
  5. Tambahkan Bahan C , aduk merata 
  6. Siapkan adonan ke dua buah loyang brownies* , beri taburan kayu manis bubuk 
  7. Panaskan oven api sedang, Panggang 25 menit 
  8. Sajikan setelah didinginkan di lemari es 

*) Bisa juga ditaruh di wadah aluminium foil atau wadah panggang kecil-kecil, diameter 5 cm 


Kata Yesus kepada mereka:
“Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepadaKu, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepadaKu, ia tidak akan haus lagi.
(Yohanes 6:35)

Thursday, April 20, 2017

Bangkit Cake



by: Poppy Noviana

Siapa yang nggak tau kue yang wajib dimakan saat ada acara Imlek, Natal atau Lebaran? Kue kering ini adalah kue dengan kadar air yang minimal, sehingga tahan disimpan lebih lama. Sama halnya dengan cookie, kue kering lebih dikategorikan sebagai kue yang dipanggang. Kue yang akan kita bahas kali ini adalah Kue Bangkit!

Resep ini menjadi spesial pada bulan April ini karena bisa dibilang nama kuenya sangat menginspirasi: BANGKIT. Merayakan hari kebangkitan Yesus tentunya tidak hanya bisa dilakukan dalam setiap hati yang telah menerima keselamatan dari-Nya. Kita juga bisa memeriahkannya dengan penyajian kue bangkit di ruang tamu kita pada minggu ini.

Kue bangkit secara garis besar memiliki dua varian rasa yang paling digemari yaitu kacang dan susu.

Kue Bangkit Susu

Margarine 100 gr
Tepung sagu tani 300 gr, kualitas bagus
Keju parut 50 gr
Gula tepung 50 gr
Telur ayam 1 pcs, ambil kuningnya
Susu cair 2½ gr

Cara Membuat:
  1. Buat terlebih dahulu adonan dengan cara mencampurkan gula halus dengan margarin, lalu mengocoknya secara merata. Kemudian tambahkan kembali dengan bagian kuning telur. Aduk sekali lagi sampai benar-benar merata. 
  2. Berikutnya, masukkan susu cair yang telah disiapkan ke dalam adonan, lalu disusul dengan menambahkan parutan keju. Aduk secara merata. 
  3. Tambahkan juga ke dalam adonan bahan berupa tepung terigu. Aduk sekali lagi secara merata. 
  4. Setelah adonan selesai dibuat, bentuk adonan kue bangkit ini dengan cara dimasukkan ke dalam alat pencetak kue. Cetak adonan ini dengan berbagai bentuk hingga tidak tersisa. 
  5. Kemudian letakkah hasil adonan yang sudah dicetak di atas loyang dengan olesan margarine lalu simpan dalam oven dan panggang hingga menjadi matang. Angkat lalu biarkan dingin. 
  6. Pisahkan kue dari loyang dan simpan dalam toples kedap udara agar teksturnya tetap garing dan renyah. 
Sumber dikutip dari http://resepcaramasak.com/resep-kue-bangkit-susu-spesial-enak-mantap/

Kue Bangkit Kacang

1 kg tepung terigu (segitiga biru)
300 gr gula halus
500 gr kacang tanah (sangrai & tumbuk)
1 sdt garam
400 ml mentega cair
200 ml minyak
6 btr kuning telur (untuk olesan)

Langkah Pembuatan:
  1. Siapkan wadah. Campur semua bahan kering jadi satu. 
  2. Tuang mentega cair dan minyak sedikit demi sedikit, uleni sampai tercampur rata dan kalis. 
  3. Tipiskan adonan diatas plastik. Cetak dan tata di loyang yang telah diolesi mentega. 
  4. Olesi kuning telur. Oven hingga matang (kurang lebih 30 menit). 
Selamat mencoba! Semoga keluarga dan tamu yang datang bersukacita dengan kebangkitan dan kue bangkitnya. Cheers!

Monday, March 27, 2017

Joyful Eating



by Yunie Sutanto

“You are what you eat,” kata para pakar nutrisi. Pilihan makanan yang baik akan menentukan kondisi kesehatan pikiran, emosi dan tubuh.

Tubuh kita adalah bait Allah, seyogyanya kita rawat dan beri nutrisi yang menyehatkan. Jangan cuek dengan pola makan, sampai-sampai jam makan tidak beraturan dan menu pun tidak sesuai dengan yang dibutuhkan tubuh. Biasanya karena budaya buru-buru, makanan cepat saji menjadi pilihan, padahal makanan yang masuk kategori slow food and home cooked itu jauh lebih sehat.

Pilihan menu yang tepat menentukan juga kondisi tubuh kita lho. Makan secukupnya dan pada waktunya juga lebih menyehatkan daripada gaya makan yang sekenyang-kenyangnya ala buffet all you can eat. Pola makan yang salah juga bisa mempengaruhi mood, karena micro-nutrients yang tidak terpenuhi dapat mengakibatkan emosi labil.

Nah soal urusan perut, kita harus disiplin melatih diri untuk memilih yang dibutuhkan tubuh, bukan yang disukai lidah. Let food be thy medicine. Jangan menunggu sakit dahulu baru mengurangi makanan jenis tertentu. Seringkali kita melakukan diet ini itu setelah divonis dokter. Padahal, merawat tubuh seharusnya dilakukan secara proaktif sejak dini!

Inget bangsa Israel di padang gurun? Tuhan yang menyediakan pilihan menunya dan jam makannya loh.
Jadi Ia merendahkan hatimu, membiarkan engkau lapar dan memberi engkau makan manna, yang tidak kaukenal dan yang juga tidak dikenal oleh nenek moyangmu, untuk membuat engkau mengerti, bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan TUHAN. – Ulangan 8:3
Tuhan tidak memberi yang enak di lidah saja. Ia tidak memberi menu makanan yang popular. Ia justru memberi manna yang asing bagi orang Israel. Sebagai orang Indonesia, kalau sudah terbiasa makan nasi disuruh makan kentang tiap hari aja susah menelannya. “Serasa belum makan nih kalau bukan makan nasi,” begitu yang sering kita dengar. Bagaimana dengan umat Israel waktu itu ya? 40 tahun menu yang sama: manna! Zona nyaman bangsa Israel untuk urusan perut betul-betul dilatih Tuhan di padang gurun.

Nah bagaimana dengan kita? Ayo mulai melatih diri makan makanan yang menyehatkan dan memelihara tubuh! Sebagai wanita, saat PMS perubahan hormon pada tubuh adakalanya membuat mood sering uring-uringan, emosi jadi labil dan sensitive. Kita musti belajar mengubah pilihan menu saat merasa agak tertekan dan sensitif. Ada kalanya tubuh kekurangan “feel good factor” yang disebut serotonin. Orang yang tertekan memiliki level serotonin yang rendah di tubuhnya. Serotonin dikenal sebagai mood stabilizer, yang jika kadarnya rendah bisa ditingkatkan dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung kadar tryptophan yang tinggi. Nah kalau lagi merasa mudah emosi tanpa sebab, sedikit-sedikit marah, sensitif dan moody, ada baiknya memilih makanan yang kaya tryptophan. Contohnya: telur yang kaya protein, juga kacang almond (ganti susu sapi dengan susu almond yang kaya kandungan tryptophan), juga konsumsi buah nanas potong atau bisa juga dijus.

Nah, saya punya menu andalan saat saya membutuhkan asupan tryptophan, yaitu Nasi Goreng Nanas.

Bahan:
300 gram nasi dari beras yang pera (lebih baik nasi kemaren)
4 siung bawang putih
1/4 bawang bombay ukuran sedang, iris kecil-kecil
150 gr nanas, iris kotak-kotak kecil
50 gr cabe keriting atau paprika merah, atau sesuai selera
Irisan daun bawang sesuai selera
1 butir telur bebek
Garam dan gula secukupnya
Minyak untuk menumis

Cara Memasak:
  1. Panaskan minyak di wajan lalu masukkan bawang putih dan bawang bombay, tumis hingga wangi. 
  2. Pecahkan telur bebek di wadah, untuk memastikan telurnya tidak busuk, lalu baru tuang ke wajan. 
  3. Tambahkan garam secukupnya.
  4. Masukkan nanas dan cabe atau paprika. 
  5. Masukkan nasi dan aduk rata , bumbui garam dan gula, pastikan merata bumbunya. 
  6. Masukkan daun bawang terakhir dan aduk rata.
Siap disajikan!

Wednesday, March 8, 2017

Peaceful Dessert Recipe


by Poppy Noviana

Why peaceful? For ladies, especially? Karena resep ini ngga akan bikin tambah gendut atau sampai merusak program diet kamu hehe. Damai di hati dan damai di kantong pastinya; soalnya selain harganya murah meriah, bahan-bahannya juga cukup mudah untuk diperoleh.

Yuk kita buat bareng-bareng:

Bahan utama:
Asinan dibuat dari buah pepaya mengkal dengan tekstur buah masih keras namun sudah berwarna kemerahan. Asinan pepaya ini dapat dicampur dengan buah-buahan lain; seperti kedondong, bengkoang/besusu, mangga muda dan nanas.

Bahan tambahan:
Gula, cuka, cabe, garam.

Cara pembuatan:
  1. Sortir buah-buahan favoritmu. Pilih buah-buahan yang memiliki tekstur cukup keras untuk melewati proses-proses berikutnya. Oh ya, buah-buahan tersebut harus segar ya, bukan buah yang rusak secara mekanis maupun mikrobiologis.
  2. Pastikan buah-buahan yang kamu pilih sudah bebas dari kuman dan kotoran. Kalau perlu, tambahkan klorin dalam air pencucian.
  3. Kupas kulitnya untuk kelancaran proses makan yang penuh dengan kedamaian *ciee.
  4. Potong buah-buahan sesuai selera dan jenis buahnya. Jika ingin terlihat lebih banyak, maka potonglah buah-buahan tersebut menjadi lebih kecil.
  5. Rendam buah-buahan dalam larutan garam 30 gram/liter selama dua jam.
  6. Cuci buah-buahan untuk menghilangkan rasa asin.
  7. Rendam buah-buahan dalam larutan kapur 10gram/liter untuk membuat daging buah keras. Tujuannya untuk mempertahankan bentuk buah agar tetap bagus dan enak dilihat.
  8. Cuci lagi untuk menghilangkan larutan kapur. Pastikan dicuci dengan bersih ya.

Pembuatan larutan gula (Kuah Asinan)
  1. Timbang cabe merah seberat 100 gram.
  2. Blender dengan air secukupnya, lalu saring
  3. Timbang gula seberat 400 gram
  4. Timbang garam seberat 20 gram
  5. Tambahkan gula dan garam ke dalam cabe, lalu masak sampai mendidih
  6. Tambahkan asam sitrat 3 gram/liter atau cuka sebanyak 15 mililiter/liter
  7. Jika ingin lebih tahan lama, tambahkan pengawet potasium sorbat 0,4 gram/liter, lalu dinginkan
  8. Masukkan buah ke dalam larutan gula.

Sukacita itu sederhana kok, saat kamu memilih untuk bersukacita ditemani asinan buah yang juga bisa make your day! Good luck ladies, happy tummy!

Sumber : Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Ragam Inovasi Olahan Menambah Pendapatan Petani ,2011, Jakarta dan http://cybex.pertanian.go.id/materipenyuluhan/detail/4987

Thursday, September 3, 2015

Resep Membuat Tempe

by Risna  | Majalah Pearl #11

Di Indonesia tempe mudah sekali dibeli di mana saja, jadi kebanyakan orang tidak akan berpikir untuk belajar membuat tempe. Saya sendiri baru belajar membuat tempe setelah tinggal di Thailand, di kota Chiang Mai, di mana tidak ada penjual tempe.
 
Membuat tempe butuh waktu berhari-hari dan terkesan repot, tapi sebenarnya langkah yang dilakukan sedikit saja setiap harinya. Jadi membuat tempe tidak serepot yang dibayangkan. Langkah pembuatan juga semakin mudah jika Anda bisa menemukan kedelai yang sudah dikupas di supermarket.

Kedelai yang sudah dikupas

Friday, July 31, 2015

Pinkyberry Juice

by Fransisca Kurniawan

Tahukah kamu?
Selain antioksidan, strawberry juga mengandung vitamin C yang tak kalah dengan jeruk, serta mengandung asam folat, serat, potassium dan asam ellagic. Delapan buah strawberry sehari mampu memenuhi kebutuhan serat harian plus vitamin C yang dibutuhkan orang dewasa tiap hari. Selain itu, buah strawberry mampu menghaluskan dan mengencangkan kulit, mencegah proses penuaan akibat
radikal bebas serta memperlambat aktivasi sel kanker.

Yoghurt mempunyai kandungan gizi yang lebih tinggi dibandingkan susu karena sudah melalui proses fermentasi. Setiap 100 g yoghurt mengandung 52 kkal, protein 3,3 g, lemak 2,5 g, karbohidrat 4,0 g, kalsium 120 mg, fosfor 90 mg, zat besi 0,1 mg, retinol 22 mcg, dan thiamine 0,04 mg. Manfaat yoghurt adalah menyehatkan pencernaan, antibiotik, menurunkan kolesterol, mencegah osteoporosis, nutrisi untuk diet, bahkan dapat digunakan sebagai masker.

Buah naga mengandung vitamin C, serat, kalsium, zat besi dan fosforus yang berkhasiat untuk menurunkan kadar kolesterol, penyeimbang gula darah, mencegah kanker usus, menguatkan fungsi ginjal dan tulang, meningkatkan daya kerja otak dan membantu kesehatan penglihatan.

Bahan:
15 buah strawberry segar ukuran sedang, buang daunnya, cuci
2 cup yoghurt strawberry ukuran 80 ml
½ buah naga merah, cuci, kupas dan potong-potong
1 sendok makan air jeruk lemon
Air dan es batu secukupnya

Cara membuat:
Campur semua bahan dan masukkan ke dalam blender. Haluskan. Sajikan dalam keadaan dingin agar lebih nikmat.



Tips:
Jika dirasa terlalu asam, boleh ditambahkan gula pasir atau susu kental manis sesuai selera. Jika ingin mendapatkan juice yang kental, takaran air harus lebih sedikit daripada es batu.