Monday, April 16, 2018

Women & Social Media


by Marcella Flaorenzia


"Gue lagi BT sama loe!!" 

"I feel lonely..." 

"Koq ada sih orang nyebelin kayak loe??" 

"Gue capek..." 

"Dasar orang gak tau diri!!" 


Seberapa sering sih kita liat kalimat-kalimat yang semacem itu muncul di social media? Kita liat di status BBM orang, di Twitter, Facebook, Path, bahkan di blog juga ada kali ya, haha... Atau mungkin kita sendiri yang seringkali post kalimat-kalimat yang kayak begitu? Hmm.. 

Zaman sekarang, hampir setiap kita gak bisa lepas dari yang namanya social media. Beda banget ya sama zaman waktu aku masi sekolah dulu and belom ada yang namanya internet. Pas baru punya email aja rasanya udah norak banget, hahaha... But sekarang, dalam 1 HP aja kita udah bisa punya banyak channel social media. Bukan cuma tulisan, tapi juga foto! Instagram, Path dkk. yang makin nge-trend aja tuh sekarang :) 

Gak ada yang salah sama social media, but seringkali kita-nya yang kebablasan (khususnya para wanita nih, hihi...) Social media yang harusnya bisa kita pake buat sesuatu yang positif and membangun, malah kita pakai buat hal yang negatif, buat curcol yang seharusnya gak perlu kita umbar ke media, or buat pembuktian diri (gue juga bisa lho kayak loe!) hmm... apa nih maksudnya?! 

Lewat post kali ini, aku mo coba share beberapa hal yang Tuhan lagi ajar juga ke aku hari-hari ini, gimana supaya aku bisa pake social media dengan lebih wise, as a Godly woman... Gimana supaya kita gak jadi sama or ikut-ikutan sama cara dunia and justru bisa glorify God's name :) Simak baik-baik ya, and kalo merasa ketegur, langsung bertobat! haha...


1. Aku inget 1 artikel di majalah online Leslie Ludy yang membahas tentang blog. Banyak orang (wanita) mulai pake blog sebagai tempat untuk mereka curhat. Mereka ceritain tuh semua perasaan mereka, pas lagi BT, kesel dsb. dan bisa dibaca seluruh dunia, haha... Padahal sebagai wanita, kita seharusnya bisa "menyimpan rahasia". Ada hal-hal yang cukup kita curahin ke Tuhan aja, atau ke sahabat kita. Ada perasaan-perasaan yang harusnya kita tulis ke buku diary pribadi kita, dan bukan ke blog atau ke social media. Kita bisa mulai balik lagi ke journal pribadi kita dan curhat pribadi ke Tuhan: "Tuhan, aku lagi kesel banget nih sama si ini... tolong aku supaya aku bisa tetep mengasihi dia..." Hal ini juga akan hindarin kita dari gosip and konflik sama orang yang bersangkutan :) 

"When she speaks she has something worthwhile to say, and she always says it kindly."
(Proverbs 31:26, MSG)

Aku rindu mulai hari ini, kita bisa post kata-kata yang lebih berguna and membangun di social media kita. Kalo lagi BT, lagi ribut sama pacar, lagi kesel sama ortu, lagi cape karena macet di jalan, dll... jangan biarin seluruh dunia tau perasaan kita, haha... biar kita juga bisa punya privacy yang lebih dalem lagi sama Tuhan... kita bisa punya "secret things" sama Tuhan and Dia bisa bicara secara pribadi sama kita :) Beside that, orang-orang juga akan lebih menghargai kita and gak pusing tiap kali baca status-status kita, wkwkwk... Mulai sekarang, tiap kali mo post sesuatu, coba mikir dulu: "Hmm... hal ini perlu ga ya untuk di-post??" :) 

2. Aku tertarik pas baca satu status di FB ci Sarah, yang bunyinya begini: 

A University of Georgia study: "Narcissists are using Facebook the same way they use their other relationships — for self-promotion with an emphasis on quantity over quality." 

Bukan cuma Facebook... but seberapa sering kita pake social media untuk pembuktian diri? Atau istilah gampangnya, buat narsis? haha... *aku juga perlu angkat tangan dan bertobat* wkwkwk... seringkali kita post something yang fokus-nya udah lebih ke diri kita sendiri, dan bukan berfokus ke Tuhan. Sekarang aku juga mulai belajar, tiap kali mo post something aku harus mikir dulu: "Apa tujuan aku post ini ya? Just to impress others? Or to inspire others and bring glory to God?" (wow, dalem yak... hahaha...) 

Ada satu statement bagus yang aku dapet dari Hanna Carol, dia bilang: 
We don't live to impress, but to inspire. As life is not a competition, but a completion. 

Ngapain kita post something di social media, kalo tujuannya cuma buat buktiin kalo diri kita ini jauh lebih baik, lebih cantik, lebih hebat, lebih jago, bahkan lebih rohani dan lebih segala-galanya dari orang lain? Liat orang post foto makanan di Instagram/Path (kan paling banyak tuh ya foto makanan kalo di social media, wkwkwk...) kita langsung merasa tertantang... "gue juga bisa kali foto makanan kayak gitu, bisa lebih bagus malah..." atau misalnya, mulai muncul perasaan-perasaan kayak: "duh... blog gue koq gak bisa sebagus dia punya ya?" or "gue musti punya follower yang banyak nih! Follower Twitter, Instagram, Blog, sama friends di FB juga... harus lebih dari dia pokoknya!!" Nah loh, koq malah jadi competition ya... hehe... padahal Firman Tuhan ajarin, kita harus bisa saling merendahkan diri, dahuluin orang lain karena kita ini cuma hamba... bukan saling bersaing untuk jadi yang nomor satu, jadi yang paling terkenal or paling hebat (padahal belum tentu hebat ya, kan cuma hebat di social media doang, belum tentu di dunia nyata nya, wkwkwk...) 

Aku mau belajar untuk jadi wanita seperti di Amsal 31... kita gak perlu berusaha mencari pujian dari orang lain, kita gak perlu tunjukin kehebatan and kebaikan kita... karena percayalah, kalo memang kita sungguh-sungguh melakukannya untuk Tuhan, orang-orang yang akan liat sendiri and pujian itu akan dateng dengan sendirinya :) 

"Many women have done wonderful things, 
but you've outclassed them all!" 
Give her everything she deserves! 
Festoon her life with praises!"
(Proverbs 31:29,31, MSG)

Aku mau supaya lewat social media, aku bisa menjadi berkat buat banyak orang... bukan supaya orang-orang bisa melihat "aku" tapi mereka bisa melihat Kristus yang hidup dan bekerja di dalamku. Mereka bisa melihat pekerjaan tangan Tuhan... gimana Tuhan pakai seorang Cella yang gak bisa apa-apa ini, bisa dipake untuk kemuliaan Tuhan... seorang Cella yang udah lamaaa menantikan pasangan hidup (wkwkwk...) akhirnya bisa ketemu juga, semua karena kuasa Tuhan... aku mau bisa jadi kesaksian kalo "Tuhan aku lho yang hebat dan bukan aku..." jadi harus kejar and kagum sama Tuhan-nya ya, hehe... He is a great God indeed! 


3. Last but not least... kalo kita gak pake social media dengan wise, itu bakal hancurin banyak relationships di dalam hidup kita. Inget, relationship itu jauh lebih penting daripada social media! haha... Kalo pas lagi ngumpul-ngumpul, atau lagi nge-date, please berusaha untuk fokus sama orang yang ada di depan kita dan bukan sama orang di dunia maya, wkwkwk... Akibatnya, kita malah jadi ga ngobrol sama orang yang ada di deket kita... Orangtua sibuk BBM-an, anak-anak sibuk main games di iPad... bener-bener tragis :( We have to enjoy our time with the people around us...

Wow, what a great lesson ya... So, it's good kalo kita bisa coba ambil waktu buat "puasa" dari social media... matiin internet untuk sementara... and percayalah, hidup kita akan jauh lebih tenang, haha... mulai cut aplikasi-aplikasi yang kayaknya gak perlu (karena udah kebanyakan!) and pake beberapa yang penting aja :) 

I hope this post will help you, girls, to have a better life, hehe... and open our minds to think more about this: "What God wants me to do today?" and "What kind of woman God wants me to be?"

No comments:

Post a Comment

Share Your Thoughts! ^^