Ada 2 orang Hana yang lumayan terkenal di
Alkitab.
Yang satu adalah Hana sang nabiah lanjut usia
di Injil Lukas (Lukas 2:36-38).
Hana yang kedua kayaknya lebih terkenal, yaitu
mamanya Samuel di Perjanjian Lama.
Saya mau bahas Hana yang ini. Pendeta J. Ichwan
dalam kotbahnya di gereja saya Minggu lalu ngebahas tentang pujian Hana,
makanya saya jadi pengen menggali lebih dalam dan share di sini.
Seperti yang mungkin udah kita semua ketahui,
Hana ini mulanya hidupnya menderitaaaa banget, mirip sama kisah tokoh
protagonis di sinetron atau drama Korea. Dia dimadu, di-bully sama istri muda
suaminya yang namanya Penina, karena Hana tidak bisa punya anak sedangkan
Penina punya banyak anak. Alkitab berkata, Elkana, suami Hana, mengasihi Hana.
So kemungkinan Elkana nikah lagi sama Penina bukan karena cinta, tapi karena
tekanan budaya Israel pada masa itu, yaitu kudu harus punya anak.